Selasa, 04 Maret 2014
Namaku Faris Arrofi’ Putra. Panggil saja aku Paris. Aku ingin bercerita tentang sebuah kisah cinta--kisah cintaku sendiri tentunya. Aku punya sebuah prinsip: Jika kita tidak dapat menuliskan kebahagiaan, setidaknya kita dapat menghapus kesedihan. Bersama semilir angin malam, menusuk sendi-sendi gelisahku, teringat isyarat hati—sedih. Rindu, kasih sayang, cinta dan kebencian.
Betapa tidak mati-matian aku perjuangkan—demi cinta. Selama kurang lebih 6 bulan bersamanya. bagaimana aku mengenalnya, hal yang serupa disaat itu--cintaku akhirnya yang terpilih. Begitu indah rasa-nya… sekian lama tak ku kenal wanita, akhirnya ku temukan wanita yang mencintaiku.
Bersama gemuruh ombak di lautan seakan mengisyaratkan betapa tuhan begitu detail menciptakanya, hal itulah yang senada dengan keadaanku, laki-laki yang begitu lugu tak tau apa-apa—bisa mendapatkan seorang wanita yang cantik jelita, dialah pujaan hatiku—Mayang Sari Saputri, namanya.

